DAN KAMU SENDIRI SIAPA??

Sanduran dari :
http://ponirah.multiply.com/journal/item/116

—————————————————-

Aku-lah petualang yang mencari kebenaran. Aku-lah manusia yang mencari makna dan hakikat kemanusiaan. Aku-lah patriot yang berjuang menegakkan kehormatan, kebebasan, ketenangan dan kehidupan yang baik bagi tanah air di bawah naungan islam yang hanif. Aku-lah lelaki bebas yang telah mengetahui rahasia wujud ’NYA’. Maka akupun berseru” Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Robb Semesta Alam yang tiada sekutu bagiNya, Kepada yang demikian itulah aku diperintahkan dan aku termasuk orang yang berserah diri”.

INILAH AKU!!!

DAN KAMU ??? KAMU SENDIRI SIAPA ???

(HASAN AL-BANNA)

Pernah gak membaca tulisan di atas sebelum ini? Kalo aku, aku sudah membacanya berkali2. Dan entah kenapa setiap membacanya, aku merasa tertantang atau tepatnya merasa tersindir. Ketika ditanya tentang Aku, Aku ini siapa??? Aku tersentak! “Ah, aku memang bukan siapa-siapa”Jawabku minder. Ya, aku memang bukan siapa2, tidak ada sesuatu yang istimewa melekat pada diriku. Tidak ada kepribadian yang terlalu menonjol dalam karakterku. Tidak ada prestasi yang gemilang yang ku raih, apalagi kedudukan yang tinggi lagi mulia…’aku ini siapa-lah’ kata orang.

Tapi setelah ku renungkan, otakku protes dan hatiku tergugah. Aku ini siapa? Apakah aku sudah cukup puas hanya menjadi orang yang bukan siapa2? Tidak adakah keinginan untuk berusaha menjadi orang yang luar biasa? “jangan berangan2 terlalu tinggi-lah, jangan berharap sesuatu yang tidak mungkin terjadi”sebuah bisikan melemahkan semangatku. Tapi kemudian aku teringat kata-kata abang seniorku, bang cholis (semoga Allah merahmatimu bang) ketika memberikan taujih kepada kami anak buahnya (ketika itu bang cholis masih sebagai ketua UKMI AL-FALAK). Beliau mengatakan dengan nada penekanan bahwa “JANGAN MAU MENJADI ORANG BIASA-BIASA SAJA!!”. Aku terdiam, aku berpikir. Jika aku sudah punya keinginan untuk menjadi manusia yang luar biasa, lalu amal apa yang harus aku perbuat agar keinginan itu tidak hanya sebatas mimpi, agar kemauan itu bisa terwujud??

Setiap orang pasti punya cita-cita tersendiri dan punya cara untuk dapat mewujudkannya. Begitu juga denganku. Aku punya cita2 tapi tidak pernah terpikir untuk menjadi orang yang luar biasa. Tapi setelah membaca tulisan di atas, aku jadi terobsesi untuk memiliki sesuatu yang dapat aku banggakan dan tentunya itu harus berupa amal kebaikan. Apaaaa gitu….

Oh, aku lupa kan Rasulullah saw pernah bersabda bahwa sebaik2 manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain? “Jadi, agar bisa menjadi luar biasa, aku harus memberikan banyak manfaat bagi orang disekitarku”Semangatku. Tapi kemudian aku ragu, Oke-lah aku bisa berbuat ini dan itu untuk kemashlatan banyak orang. Mungkin orang akan menilai bahwa aku hebat dan luar biasa. Tapi bagaimana dengan penilaian Tuhan terhadapku, terhadap amalku? Bukannya apa2, biasalah…kalau dalam beramal terkadang timbul dan terbersit keinginan untuk dipuji orang. Niatnya karena manusia bukan Karena DIA, sehingga sebesar apapun kebaikan yang kuperbuat menjadi sia-sia saja di hadapan-Nya, jadi kalau sudah begitu apakah aku akan dinilai hebat dan luar biasa dihadapan Sang Pemilik Alam? (padahal penilaian Dia-lah yang harus diprioritaskan!). Oh ya Robb, itu-lah yang terkadang sulit, menjaga keikhlasan itu memang sangat sulit!….

Oh ya Robb, Engkau Maha mengetahui siapa diri ini, diri ini bukan siapa2, hamba lemah dan bodoh, diri ini dhoif dan selalu lalai. Ya Robb, jika bukan karena RahmatMu aku tidak akan bisa apa2, aku tidak akan bermanfaat apa2 bagai seonggok mayat tanpa jiwa..Engkaulah yang telah memberi hamba kekuatan dan ilmu sehingga bisa berbuat banyak untuk orang lain., sehingga bisa beramal baik sebanyak2nya…Moga apa yang telah dilakukan niatnya hanya mengharapkan RidhoMu, hanya mengharapkan kemuliaan dariMu.

Ya Robb, jika dalam aktivitas amal hamba, Engkau menemukan hati ini ada keinginan untuk dipuji manusia, maka sesungguhnya itu bukan keinginan murni hati ini tapi itu adalah bisikan syetan yang lupa dan terlupakan untuk ditepis. Oleh karena itu hamba mohon ampun atas kesalahan dan kekhilafan itu….moga kedepan akan lebih baik lagi…Moga dihari nanti aku punya identitas, Moga dihari nanti aku bisa meraih apa yang aku obsesikan yaitu menjadi manusia yang luar biasa tidak hanya dimata manusia tapi yang lebih penting adalah dihadapanMu. Sehingga bila disuatu hari nanti aku membaca tulisan diatas dan di tanya KAMU SENDIRI SIAPA? maka aku bisa menjawabnya dengan mantap! amiin…..

Sobat-sobat multiply, jika kalian ditanya Kalian itu siapa? maka kalian akan jawab apa???

Iklan
Ditulis dalam Dakwah. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: