Deklarasi Istanbul untuk Al-Quds

Akhirnya setelah selama tiga hari berturut-turut para peserta Forum International Al-Quds bertemu dan membicarakan topik-topik hangat yang sangat berguna, di akhir acara dibacakan sebuah deklarasi yang disebut dengan Deklarasi Istanbul.

Berikut adalah terjemahan dari deklarasi tersebut yang sangat penting untuk diketahui oleh umat Islam sedunia dan juga umat manusia.

1. Al-Quds adalah kota perdamaian, tempat bertemunya beragam peradaban, tanah suci dan yang diberkahi, dengan keselamatannya manusia jadi damai. Namun jika ditindas, maka akan memicu konflik dan perang. Oleh karena itu, kota suci ini harus tetap menjadi simbol terjalinnya peradaban dan terjalinnya arti saling memaafkan, keadilan dan hidup berdampingan secara manusiawi.

2. Al-Quds kota sejarah yang dibangun oleh bangsa Yabus lebih dari lima ribu tahun dan mereka sebut dengan ‘Orsalem’ (kota perdamaian), kemudian dijaga oleh generasi selanjutnya yang datang dari Jazirah Arab. Walaupun bangsa-bangsa lain menguasai kota tersebut, eksistensi penduduknya dari bangsa Kan’an Arab dan Palestina tetap dipertahankan dan dilanjutkan oleh kabilah-kabilah Arab berikutnya. Tiada kata henti bagi mereka untuk terus membangunnya. Merekalah yang telah mewarnai Al-Quds dengan jati diri Arab dan tidak mungkin hak mereka dicabut dengan apapun.

3. Penjajahan Zionis atas tanah Al-Quds Barat tahun 1948 dan Al-Quds Timur tahun 1967, adalah penjajahan yang bersifat rasis, pendudukan, pemukiman dan teroris bertolak belakang dengan gerakan historis.

Penjajahan ini merupakan bentuk dari fenomena pendudukan yang berdiri di atas kezaliman, penindasan dan pelanggaran hak-hak. Penjajahan atas tanah Al-Quds, Palestina, Dataran Tinggi Golan dan perkebuna Seba’ ini harus segera dimusnahkan, begitu juga dengan semua bentuk sisa-sisa penjajahan di atas dunia lainnya.

Hal ini telah ditegaskan oleh resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang sudah tekenal dengan mengatakan bahwa Zionisme adalah gerakan rasisme. Hal yang sama juga ditegaskan dalam Konferensi Durban, Afrika Selatan tahun 2001.

Untuk itu, semua elemen kekuatan yang menolak setiap penjajahan, kelaliman dan pendudukan harus mendukung kegigihan bangsa Palestina bersama perlawanannya demi terbebasnya tanah air Palestina.

4. Semua tindakan pemukiman rasis yang bertujuan untuk menghapus rambu-rambu kota Al-Quds, melanggar hak-hak kebangsaan, nasionalis dan keagamaan bangsa Palestina yang, mengepung mereka dengan pagar pemukiman dan menjepitnya dengan tembok rasis, untuk mengusir dan mengucilkan penduduknya, adalah upaya yang ditolak dan dikecam.

5. Semua penindasan atas tempat-tempat suci Islam dan Kristen, terutama atas Masjid Al-Aqsha yang terus diterpa dengan penggalian yang akan mengancam keruntuhannya dengan tujuan untuk membangun Haikal Sulaiman di atas reruntuhan masjid tersebut.

Semua penindasan yang mengancam perdamaian dan kestabilan itu, baik di wilayah Timur Tengah maupun di dunia lainnya, adalah penindasan atas warisan sejarah bagi peradaban kemanusiaan. Terlebih lagi akan bisa mengancam kota Al-Quds dan Palestina secara keseluruhan. Hal ini mengharuskan semua bangsa dunia untuk menghadapi dan segera menghentikannya tanpa tawar menawar lagi.

6. Keberlangsungan penjajahan Zionis ‘Israel’ atas Al-Quds dan Palestina, dengan senjata nuklir yang dimilikinya dan adanya kehendak untuk memperluas penindasan tersebut, akan masih menjadi faktor ketidakstabilan dan pendorong kekhawatiran bagi para pecinta perdamaian dan pendukung hak-hak asasi manusia di dunia. Penjajahan ini masih menjadi sumber ancaman untuk menjerumuskan wilayah Timur Tengah dalam perang yang terus menerus dan mengancam perdamaian dunia serta perkembangan manusia.

7. Penegasan hak kembali bagi pengungsi ke tanah Al-Quds dan semua tanah Palestina, karena hal itu merupakan hak secara pribadi dan massa yang tidak boleh diperundingkan dan dikompromikan. Juga penegasan hak bangsa Palestina untuk menunaikan semua hak-hak nasionalis di atas tanah sejarahnya, termasuk hak politiknya sebagaimana yang dirasakan oleh bangsa-bangsa lainnya.

8. Meminta negara-negara Arab, Islam dan semua negara yang mencintai perdamaian, lembaga-lembaga dunia lainnya untuk mengukuhkan semua upaya dalam menghentikan penjajahan Zionis atas tanah Al-Quds dan menjaga eksistensi ke-Arab-nya berikut tempat-tempat suci Islam dan Kristen.

Melaksanakan proyek ekonomi, sosial, media, kebudayaan dan pendidikan yang bisa membantu kegigihan penduduknya mempertahankan tanahnya sekaligus membantunya terbebas dari penjajahan Zionis. Menghentikan segala bentuk normalisasi hubungan dengan pihak Zionis ‘Israel’.

9. Perserikatan Bangsa Bangsa, keputusan-keputusan sebelumnya yang diambil menjadi salah satu penyebab nestapa yang dialami bangsa Palestina, diminta untuk komitmen total dalam mengentaskan embargo dan permusuhan atas bangsa Palestina.

Organisasi dunia itu juga diminta untuk mengaktifkan peran Komisi Penjagaan Al-Quds yang didirikan pada tahun 1947, juga atas negara-negara Arab dan Islam serta negara-negara dunia pecinta damai lainnya diminta untuk mengentaskan embargo dan membantu bangsa Palestina dengan segala apa yang mereka butuhkan.

10. Forum dunia ini telah membentuk sebuah kebersamaan dinamis bagi persatuan umat Islam seluruhnya demi membela Al-Quds dan Palestina. Forum ini mengajak semua negara merdeka di penjuru dunia dan menyerukan kepada mereka untuk mengadakan pertemuan kemanusiaan yang lebih luas dalam menyelamatkan bangsa Palestina dan menciptakan keadilan serta perdamaian di tanah tersebut.

Seruan ini juga disampaikan kepada saudara-saudara kami yang diembargo di dalam Palestina untuk bersatu dalam menghadapi pihak penjajah dengan mengingatkan firman Allah Ta’ala, yang artinya;”Jangan saling bertentangan, karena akan mengalahkan dan melemahkan kekuatanmu. ” Kami juga berharap agar pertemuan ini sebagai pendorong kembalinya proses dialog antara anak bangsa Palestina.

Kami semua bekerja untuk Al-Quds

Saling bergandengan tangan, saling bahu membahu kami meniti jalan menuju Al-Quds

Walaupun panjang dan mahal pengorbanannya kami tetap tak bergeming

Hari ini pertemuan untuk Al-Quds dan esok pertemuan di kota Al-Quds, dengan izin Allah Ta’ala

http://www.eramuslim.com/berita/lpk/7b18184206-deklarasi-istanbul-al-quds.htm

Iklan
Ditulis dalam Dakwah. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: