Crontab

Pusing..pusing untuk ngebuat backup schedule. Akhirnya dapet kilink-kilink. Crontab ato bahasa kerennya yaitu kerontap berfungsi untuk menjalankan aplikasi secara background dan automatis; sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
Dikantor ternyata ngebutuhan aplikasi backup untuk partisi “/home“. Untuk aplikasi nya menggunakan partimage. Dan alih punya alih … nda ada salahnya untuk ngepost cron buat schedule nya … 😀
Untuk membuka editor crontab, dapat ngejalanin :

  • # crontab -e

Atau bisa menginstall “gcrontab” atau “kcron“, agar bisa diakses liwat XWindow.

# m h dom mon dow command
# Menit Jam Tgl Bulan Mingguan Perintah
# (0-59) (0-23) (1-31) (1-12 or Jan-Dec) (0-6 or Sun-Sat) xxxxx

# backup schedule setiap jam 1 pagi pada hari senin ampe sabtu
0 1 * * 1,2,3,4,5,6 /bin/bash /root/script/backup_home.sh </dev/null

Untuk posting script partimage nya .. hmmmm ….. nanti ajah, lagi mo wikenan dulu ma istri tercinta 😛

crontab

Ditulis dalam Diriku. Leave a Comment »

Komisi Penyiaran Indonesia – Lembaga Independen Negara

KPI, Komisi Penyiaran Indonesia

Sampaikan aspirasi kamu tentang keluh kesah perihal tayangan pertelevisian Nasional pada website http://www.kpi.go.id, demi tercapainya perbaikan moral masyarakat dari budaya-budaya barat yang liberal.
Peran kita sangat berarti demi perbaikan bangsa Indonesia

kpi

Ditulis dalam Berita. Leave a Comment »

Sabbah Biz News


Movienya nda bisa ditampilin .. jadi lihat langsung ke youtube aja yah

Video Transcript:

Cameraman: What are you doing here?
Girl: Going back home from school!
Cameraman: Where are you going now?

Girl: Home!
Cameraman: Where is your home?
Girl: Behind the Wall!

Boy: My home is behind this wall. We study at Bet Nabal!
Cameraman: What happened here today?
Boy: They closed the passage, we are not able to go through

Cameraman: Where do you live?
Boy: Pointing to the Apartheid Wall… I live here! Yesterday the passage was open, now they closed it.

Cameraman: Now how are you going to go home?
Boy: I don’t know how to go back home. The passage is closed.
Cameraman: Where does your mother and family live?
Boy: My mother and family live here… right behind the wall and I can’t reach them now.

Cameraman: Where did you come from?
Girl: I came through this passage, now they closed it and don’t know where to go!

Cameraman: Where is your parents?
Girl: Behind the wall!

The rest is self explanatory. The clip shows that the kids could not go home. Someone made them a meal to eat and a temp. camp to study and do their homework. Maybe until their parents notice that their kids didn’t get home on time and go searching for them!!!

Who knows… it might become a new refugee camp!

Action: Spread the video!

Ditulis dalam Dakwah. Leave a Comment »

Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu nya dah nyampe

Setelah menunggu sekian .. hari, sekian .. minggu; akhirnya yang ditunggu dateng juga. CD 7.10 Ubuntu, Kubuntu, Edubuntu nya dah nyampe kerumah. Ternyata nda nyasar juga yah tuh CD 😀

b-edubuntu
b-kubuntu
b-ubuntu

Ditulis dalam Diriku. Leave a Comment »

Samba – Problem : “file size (blocks, -f) unlimited”

Lagi asik..asik.. backup pake partimage, ehhh ternyata ada masalah pada partimage. Muncul pesan “file size limit exceeded (core dump)“. Setelah dicek sana cek sini (ndelok neng google) … eng..ing…eng… masalahnya ada di samba smbmount.
Masalahnya itu terjadi ketika, mount smbfs melakukan aktifitas write windows share dengan file yang melebihi 2 GB. So… ternyata cara untuk mengantisipasi masalah itu, sangat simple dan praktis. Yaitu, pastikan bahwa :

  1. Pastikan bahwa kernel sudah support “Large File System” (LFS)
    • # ulimit -a

    Apabila muncul tulisan “file size (blocks, -f) unlimited“, maka kernel sudah support LFS. Apabila belum, maka lakukan kompile kernel atau dapat edit file “/etc/security/limits.conf” dan ubah “file size” menjadi “unlimited“.

  2. Pastikan bahwa versi samba sudah 3.0+
    • # smbclient-V

Apabila kernel sudah support LFS dan versi samba 3.0+, maka ketika mount windows share harus menambahkan kata “lfs“.
Contoh :
Before

  • # mount -t smbfs -o username=USERNAME,workgroup=WORKGROUP,password=PASSWORD //IPWINDOWS/FOLDERSHARE /mnt/BACKUP

After

  • # mount -t smbfs -o lfs,username=USERNAME,workgroup=WORKGROUP,password=PASSWORD //IPWINDOWS/FOLDERSHARE /mnt/BACKUP

Problem solved !!!

samba

Ditulis dalam Diriku. Leave a Comment »

Disable autorun for all user

Cara sebelumnya lebih efektif pada komputer lokal. Sedangkan disini dibutuhkan untuk mendisable autorun untuk semua user (domain). Maka aturannya adalah (windows 2000 server) :

  1. Klik start, lalu run
  2. Setelah muncul jendela run, lalu isikan “mmc /a
  3. Klik menu “Console“, pilih “Add/Remove Snap-in…
  4. Lalu pada bagian tab “Standalone“, klik tombol “Add…
  5. Scroll down dan pilih “Snap-in” Group Policy, lalu klik tombol “Add
  6. Setelah muncul window “Select Group Policy Object“, klik tombol “Browse…
  7. Setelah muncul window “Browse for a Group Policy Object“, pilih tab “All
  8. Pada bagian “Name“, pilih “Default Domain Policy” dan klik tombol “OK
  9. Pada window “Select Group Policy Object“, klik tombol “Finish
  10. Setelah snap-in bertambah pada window “Add/Remove Snap-in“; tekan tombol “Close” pada window “Add Standalone Snap-in
  11. Tekan tombol “OK” pada window “Add/Remove Snap-in
  12. Setelah muncul “Default Domain Policy” pada tab “Tree” dibagian “Console Root“, maka expand bagian “Computer Configuration
  13. Expand bagian “Administrative Templates“, “System“, double click pada bagian policy “Disable Autoplay
  14. Setelah muncul window “Disable Autoplay Properties“, masukan nilainya dengan “Enabled
  15. Pilih “All drives” pada bagian “Disable Autoplay on:“, lalu klik tombol “OK
  16. Lalukan pula hal sama pada bagian “User Configuration
  17. Lalukan login pada komputer client yang sudah terdaftar pada domain, lalu coba untuk melalukan proses autorun

Selesaii …. met coba yah ..

Ditulis dalam Diriku. Leave a Comment »

Disable autorun

Mengingat banyaknya virus yang berseliweran melalui jalur autorun, maka kita matikan jalurnya biar nyetop..nyetop..nyetooopp..

Tapi yang namanya virus mah .. ada aja deh ulahnya 😀

Cara disable autorun nya (windows 2000/xp) :

  1. Klik start, lalu run
  2. Setelah muncul jendela run, lalu isikan “gpedit.msc
  3. Pilih pada bagian “Computer Configuration“, lalu “Administrative Templates“, “System
  4. Pilih dibagian setting :
    Apabila windows 2000, “Disable Autorun” disetting menjadi “Enabled“.
    Apabila windows xp, “Turn off Autoplay” disetting menjadi “Enabled“.

Met mencoba …

Tambahan …
Atau dapat merubah nilai dari registry HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\CDRom
Enable : “Autorun“=”1” Disable: “Autorun“=”0

Ditulis dalam Diriku. Leave a Comment »