Setelah kita menginstall Ubuntu, lalu lanjut untuk proses installasi servernya. Untuk tahapan pertama yaitu menginstall Backup Router. Berhubung pengertian backup disini; brarti sudah ada primary nya, maka kita ubah dari Backup Router langsung ke PC Router ajah
Ini sedikit pengertiannya
Router adalah sebuah device yang berfungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network yang lainnya (baik LAN ke LAN atau LAN ke WAN) sehingga host-host yang ada pada sebuah network bisa berkomunikasi dengan host-host yang ada pada network yang lain. Jenis router ada yang diproduksi oleh vendor tertentu (cisco, juniper, dst) atau yang dapat difungsikan menggunakan komputer (pc router).
PC (Personal Computer) Router adalah sebuah komputer yang berfungsi sebagai router. PC Router dapat diterapkan dengan menggunakan spesifikasi minimal :
- Dua buah NIC
- OS *nix (BSD, Linux, Unix), OS Windows Server, Open Solaris, dst
Pada installasi kali ini, kita akan membuat PC Router dengan menggunakan OS Linux Ubuntu Desktop 7.04 Feisty Fawn. Go..goo…gooooo…. ![]()
Data yang disini disesuaikan ajah .. wokeh ..
Konfigurasi
- Konfigurasi IP Address
Untuk ip address internal kita akan menggunakan ip class B, sedangkan untuk eksternalnya kita akan menggunakan ip class C.- eth0 : IP Address 192.168.0.10 Netmask 255.255.255.0
- eth1 : IP Address 10.0.0.1 Netmask 255.255.0.0
- DNS Server : 127.0.0.1
- Search Domains : perusahaan.com
Untuk cara konfigurasinya yaitu bisa klik panel System->Administration->Network; lalu muncul untuk meminta password administrasi, maka masukan password user yang pertama kali dibuat. Pilih bagian eth0 (network eksternal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan :
- IP address : 192.168.0.10
- Subnet mask : 255.255.255.0
- Gateway address : 192.168.0.1
Lalu klik tombol “OK“.
Pilih bagian eth1 (network internal) lalu klik “Properties” . Uncheck pilihan “Enable roaming mode” lalu ganti “Configuration” menjadi “Static IP Address“. Masukan :- IP address : 10.0.0.1
- Subnet mask : 255.255.0.0
- Gateway address :
Lalu klik tombol “OK“.
Gateway pada eth1 dikosongkan, karena router harus menentukan default gateway-nya. Sedangkan default gateway yang digunakan adalah yang melalui eth0.
Lanjuttt …. Pilih tab “General“. Masukan :- Host name : router
- Domain name : perusahaan.com
Pilih tab “DNS“
Klik “Add” pada bagian “DNS Servers” lalu masukan IP Address dns servernya yaitu 127.0.0.1, tekan enter. Kita memasukan IP Address localhost (127.0.0.1) karena kita akan menggunakan DNS local untuk semua manajemennya.
Klik “Add” pada bagian “Search domains” lalu masukan perusahaan.com, tekan enter
Tekan tombol “Close” apabila konfigurasi sudah sesuai. Secara otomatis seharusnya IP Address sudah terkonfigurasi sendiri, apabila masih belum maka bisa direstart networknya atau restart aja komputernya
**ngacir
Setelah sudah sesuai konfigurasi networknya, lalu kita menuju tahap selanjutnya. Yaiituuuu … eng ing eng …. Ke tahap .. No. 2
- Konfigurasi IP Forward
IP Forward adalah suatu system yang berfungsi untuk meneruskan atau mem-forward paket-paket dari suatu network ke network yang lain. Untuk mengkonfigurasinya, kita perlu mengubah modul kernel ip_forward menjadi enable. Oh iyah .. sebelumnya ubah password root dahulu agar tidak merepotkan kedepannya. Klik panel System->Administration->Users and Groups. Pilih login name “root“, lalu klik Properties. Dibagian “Password“, ubah :- User password : password_root
- Confirmation : password_root
Atau “Generate random password“, apabila ingin menggunakan password yang dibuat secara random. Lalu klik tombol “OK“.
Untuk mengaktifkan IP Forward, kita dapat mengklik panel Applications->Accecories->Terminal Setelah muncul terminalnya, ketik perintah :- su -
- Password : password_root
Maka kita sudah masuk ke mode root, dengan ditandai oleh tanda “#” (tanda pagar). Lalu dilanjutkan dengan perintah berikut :
- echo “net.ipv4.ip_forward=1″ >> /etc/sysctl.conf
- sysctl -p /etc/sysctl.conf
Apabila pada file /etc/systecl.conf sudah terdapat entry-an “net.ipv4.ip_forward=0“, maka ubah saja nilainya menjadi 1. Untuk mengubah nilainya dapat menggunakan editor “pico” atau “vi“. Untuk mengecek apakah IP Forward sudah diaktifkan pada PC, maka jalankan perintah berikut :
- sysctl net.ipv4.ip_forward
Apabila hasilnya adalah 1, maka IP Forward sudah di enable. Selanjutnya paket-paket yang dikirim oleh network sudah dapat diteruskan ke network yang lainnya.
- Konfigurasi IP Masquerade
IP Masquerade adalah salah satu fasilitas di Linux yang memungkinkan komputer yang tidak memiliki nomor IP resmi (lokal) dapat tersambung ke internet melewati komputer Linux. Karena ubuntu sudah mengaktifkan layanan ini pada kernelnya, maka kita tinggal mengkonfigurasikan agar dapat memakai layanan ini. Buka terminal dengan cara yang sebelumnya, lalu jalankan perintah berikut :- iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/24 -d 0/0 -j MASQUERADE
Untuk mengecek apakah IP Masquerade sudah diaktifkan pada PC, maka jalankan perintah berikut :
- iptables -L -t nat
Apabila hasilnya seperti ini
———- Cut ———-
Chain POSTROUTING (policy ACCEPT)
target prot opt source destination
MASQUERADE 0 — 192.168.0.0/24 anywhere
———- Cut ———-Maka IP Masquerade sudah berhasil dijalankan. Karena konfigurasi IP Masquerade tidak bersifat permanen, maka disarankan untuk mengaplikasikan cara berikut :
- pico /etc/init.d/iptables
Isikan file tersebut dengan entry-an berikut :#!/bin/sh
#
#This is a ubuntu adapted iptables script from gentoo
#(http://www.gentoo.org) which was originally distributed
# under the terms of the GNU General Public License v2
#and was Copyrighted 1999-2004 by the Gentoo Foundation
#
#This adapted version was intended for and ad-hoc personal
#situation and as such no warranty is provided.IPTABLES_SAVE=”/etc/default/iptables-rules”
SAVE_RESTORE_OPTIONS=”-c”
SAVE_ON_STOP=”yes”checkrules() {
if [ ! -f ${IPTABLES_SAVE} ]
then
echo “Not starting iptables. First create some rules then run”
echo “\”/etc/init.d/iptables save\”"
return 1
fi
}save() {
echo “Saving iptables state”
/sbin/iptables-save ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} > ${IPTABLES_SAVE}
}start(){
checkrules || return 1
echo “Loading iptables state and starting firewall”
echo -n “Restoring iptables ruleset”
start-stop-daemon –start –quiet –exec /sbin/iptables-restore — ${SAVE_RESTORE_OPTIONS} &2
exit 1
;;
esacexit 0
- chmod +x /etc/init.d/iptables
- sudo update-rc.d iptables start 37 S . stop 37 0 .
- /etc/init.d/iptables save
Alhamdulillah, akhirnya sudah kelar deh… ![]()
Tinggal dicoba diclient, apakah client bisa jalan ato tidak. Untuk konfigurasi client nya, tinggal memasukan IP Address Gateway-nya dan DNS-nya ke 10.0.0.1. Tapi hanya bisa nge-ping ato nge-net menggunakan IP ajah, karena untuk DNS Server nya blom dibuat

Januari 13, 2008 pukul 1:49 pm
Mau tanya Mas..
Kalo spek PC router yang dipake seperti apa? Rencana sih sya pengen bikin, tapi sekalian dijadiin PC billing. Bisa ga ya? Kalo liat di http://www.quasar.net.id/?lang=id&op=prodserv&ac=it&item=qosknetbil sih bisa.. Tapi pengennya bikin dari scratch. Terima kasih.
Januari 21, 2008 pukul 1:19 pm
wahh ,, klo itu sih, terserah budget nya. Tapi yang penting syarat minimun harus terpenuhi. Minimal PC nya ada 2 NIC ajah, itu juga dah cukup. Yang lainnya bisa standar kok, P4 ram 256 juga dah cukup.
Februari 8, 2008 pukul 2:32 pm
mas saya nyontek ni artikel punya mas yah buat bikin artikel tapi blom saya upload sih cos freehostia lagi ngeblog ip indonesia.
salam kenal yah mas…
Maret 6, 2008 pukul 2:05 pm
Buat cachenya gimana (proxynya?) pake squid nya gimana tu? bantu dong
Maret 6, 2008 pukul 3:18 pm
Untuk cachenya (proxy) ada dibagian tutorial http://hanadi.wordpress.com/2007/11/19/proxy-server/
Maret 23, 2008 pukul 1:57 pm
mau tanya mas,,
saya menggunakan modem adsl untuk konek ke internet, sekarang ini semua klient langsung aja konek ke modemnya, nah aku pengen semua klient itu harus lewat di router dulu ( PC router ) sebelum ke modemnya, bisa tolongin cara konfigurasi routernya gak?, saya menggunakan server 2003, apakah saya mesti konfigurasi modemnya lagi?,, tolong dong mas,, udah buntu nih..:-)
Maret 24, 2008 pukul 9:44 am
Prinsipnya sama seperti yang ada dimanual http://hanadi.wordpress.com/2007/11/07/pc-router/ dan http://hanadi.wordpress.com/2007/11/19/proxy-server/ kok … Cuma untuk modem adslnya hanya berfungsi sebagai converter dari adsl (RJ-11) ke kabel(RJ-45). Sehingga bentuknya akan seperti ADSL to LAN -> PC Router -> HUB -> Client
Mei 6, 2008 pukul 8:19 am
Wah, makasih banyak ya mas…
Saya mo coba neh…
Salam kenal
Juli 26, 2008 pukul 8:41 pm
mas hanadi, klo mbuat router dengan ubuntu 8.04, gimana settinganya???????? posting dong!!!!!!!!!!
aku pengen blajar buat router.CC ke email aku jg yawww…
mhon info sejelas-jelasnya yawwwwwwww
tengkiu
Juli 28, 2008 pukul 12:48 pm
waduh .. bukannya sama ajah. coba aja deh setting di ubuntu 8.04, ntar klo ada yang error bisa saya coba bantu.
November 1, 2008 pukul 5:31 am
[...] kesulitan cara tu ni ta Copy in dari punya mas Hanadi Untuk cara konfigurasinya yaitu bisa klik panel System->Administration->Network; lalu muncul [...]
November 26, 2008 pukul 8:53 pm
[...] kesulitan cara tu ni ta Copy in dari punya mas Hanadi klik panel System->Administration->Network trus meminta password administrasi, maka masukan [...]
Januari 19, 2009 pukul 2:49 pm
[...] kesulitan cara tu ni ta Copy in dari punya mas Hanadi Untuk cara konfigurasinya yaitu bisa klik panel System->Administration->Network; lalu muncul [...]
Mei 8, 2009 pukul 5:52 pm
[...] kesulitan cara tu ni ta Copy in dari punya mas Hanadi Untuk cara konfigurasinya yaitu bisa klik panel System->Administration->Network; lalu muncul [...]
Agustus 20, 2009 pukul 2:33 pm
keren euy tutorialnya…